Cerita Sex Dokter Pemuas Nafsuku

Cerita Sex Dokter Pemuas Nafsukuby adminon.Cerita Sex Dokter Pemuas Nafsuku  Perkenalkan namaku Akbar, aku bekerja sebagai asisten dokter di salah satu tempat praktek di kota Surabaya. Aku merupakan tenaga ahli untuk membantu dokter mempersiapkan segala sesuatu saat praktek. Aku sdh 5 tahun lebih melayani dokter dokter yg melaksanakan praktek di tempat tersebut. Aku masih bujangan, namun sering gonta ganti pacar. Karena bisa dibilang aku […]

 

Perkenalkan namaku Akbar, aku bekerja sebagai asisten dokter di salah satu tempat praktek di kota Surabaya. Aku merupakan tenaga ahli untuk membantu dokter mempersiapkan segala sesuatu saat praktek. Aku sdh 5 tahun lebih melayani dokter dokter yg melaksanakan praktek di tempat tersebut. Aku masih bujangan, namun sering gonta ganti pacar. Karena bisa dibilang aku memiliki wajah yg rupawan, tubuh atletis, ditambah aku memiliki pekerjaan yg mapan.

Langsung saja, pada suatau saat ada mutasi dokter di tempat praktek tersebut. Yg awalnya diisi oleh Dr. Johan, kemudian diganti oleh Dr. Nadia. Dr. Nadia mendapatkan jabatan baru sebagai Dokter specialis penyakit kelamin. Aku sempat membaca riwayat beliau, ternyata Dr. Nadia sdh berusia 38 tahun, namun saat melihat langsung, pasti orang menygka Dr. Nadia masih berusia 20 an tahun. Karena tubuhnya yg kecil dan mungil, selain itu, kulitnya putih halus dan kencang.

Cerita Sex Dokter Pemuas Nafsuku

Cerita Sex Dokter, Cerita Mesum Dokter, Cerita Ngentot Dokter, Cerita Mesum, Cerita Sex Terbaru

Tak jarang para pasien selalu terpesona dgn kecantikan Dr. Nadia. Apalagi saat memakai seragam kerjanya, dgn kaos ketat warna pink yg menonjolkan payudaranya, di balut dgn jas dokter dan stetoskop yg melingkar di lehernya. Setiap berjalan Dr. Nadia selalu menggoyangkan bokongnya yg semok ke kanan kekiri. Rok mini hitam yg digunakan menambah rangsangan bagi setiap pria yg menyaksikannya.

Dan yg lebih membuat saya kaget, ternyata Dr. Nadia adalah berstatus janda, namun belum punya anak. Usut punya usut, kabar yg saya dapatkan, Dr. Nadia ditinggal nikah suaminya dgn wanita lain. Dalam hati berkata, bodoh banget suami Dr. Nadia. Sdh punya istri kaya dan seksi, ditambah cantik banget kaya Dr. Nadia masih ditinggal dgn wanita lain. Kesehariannya Dr. Nadia tinggal di rumahnya sendirian.

Pada suatu hari, jam menunjukan pukul 9 malam. Waktunya tempat praktek untuk tutup. Dari dalam ruang praktek, Dr. Nadia memanggilku….

“Mas Akbar,,, bisa bantu saya sebentar???” Panggil Dr. Nadia.

“Siap dok…. ada yg bisa saya bantu?..” Kataku sambil menuju ke ruangannya.

“Ini kontak mobil saya, tolong ambilkan tas hitam yg ada di jog belakang… tas berisi pakaian ganti saya.” Kata Dr. Nadia sambil tersenyum memberikan kontak mobilnhya.

Kemudian aku langsung menuju mobil dan kuambil tas hitam di jog belakang mobilnya. Saat hendak mengambil tas milik Dr. Nadia, tak sengaja sebuah plastik putih terjatuh dari dalam tas yg ternyata belum terkancing rapat. Aku mengambilnya dan tak sengaja melihat isi plastik putih tersebut. Sontak aku sangat kaget, ternyata isi nya adalah G-String milik Dr. Nadia dan BH berukuran 38 B. Aku dgn cepat langsung merasakan horny yg luar biasa. Cerita Sex Terbaru

Pikiran kotor langsung merasuk ke otak. Aku membaygkan tubuh mulus Dr. Nadia memakai BH warna putih dan g-string ini. Aku sampai meneteskan air liur. Apalagi baunya harum sekali. Aku tak mau lama lama, kemudian aku masukan plastik tersebut ke dalam tas hitam dan langsung aku menuju ruangan Dr. Nadia. Dr. Nadia ternyata sedang dalam keadaan duduk bersandar di kursi.

Dr. Nadia sdh tidak mengenakan jas putihnya, hanya menggunakan kaos pink yg tipis dan ketat, kakinya menyilang, sehingga pahanya yg mulus terlihat jelas di depan mata. Dr. Nadia tidak melihatku yg masuk ruangannya karena sedang asik mainan hp.

“Em..emmm. Maaf dok… ini tas nya…” Kataku grogi sambil menaruh tasnya ke meja.

‘Eh.. Mas Akbar.. maaf maaf… iya terima kasih mas…”. Jawab Dr. Nadia juga malu karena sedang memakai pakaian super ketat.

Cerita Sex Dokter Pemuas Nafsuku | Tanganya sambil menutupi payudaranya yg terlihat jelas di balik kaosnya yg super ketat. Sungguh istimewa sekali melihat bongkahan payudra Dr. Nadia. Aku tak membaygkan bagaimana rasanya jika ngentot dgn Dr. Nadia. Pati akan sangat puas sekali. Apalagi Dr. Nadia sdh lama tak tersentuh dgn belaian hangat laki- laki.

Akupun segera keluar ruangan dgn keringat dingin. Aku merasa gemetar melihat keindahan body Dr. Nadia. Namu saat aku hendak menuju keluar, aku lupa bahwa kontak mobilnya masih ada di saku celanaku. Aku pun segera kembali ke ruangan untuk mengembalikannya. Untung belum kebawa pulang sampai rumah, pikirku. Tanpa pikiran apa apa aku segera masuk kembali ke ruangannya.

Aku tanpa mengetuk pintu langsung saja membuka pintu dan ternyata Dr. Nadia sedang berganti baju. Terlihat Dr. Nadia sedang memakai BH putih dan g-string yg aku ambilkan dan baru akan memakai kemeja. Posisi Dr. Nadia menghadap ke tembok membelakangiku. Aku semakin gemetar dan mulutku menganga, mataku tak berkedip sedikitpun menyaksikan bokong Dr. Nadia yg hanya memakai g-sting warna putih. Belahan bokongnya sangat mulus dan indah.

Aku dgn cepat mengambil hpku dan aku secara diam diam memfoto Dr. Nadia menggunakan kamera hpku. Tapi sayangnya suara kamera pada hpku lupa belum di silent. Saat memfoto otomatis bunyi.

“Ehhh…. Mas Akbar… apa apaan kamu… main foto foto… kok masuk lagi ada apa…” Muka marah Dr. Nadia menatapku sambil. membentakku.

“Eng…eng.. enggak dok, saya hanya mau mengembalikan kontak mobil dokter…” kataku sambil ketakutan.

“Terus ngapain kamu memfoto saya… apa maksud kamu…” Katanya sambil emnutupi bongkahan payudaranya dgn kemeja yg mau dipakainya.

Kemudian Dr. Nadia menghampiriku dan langsung merebut hp ku. Tak tau kenapa aku seketika langsung merasakan nafsu mulai meninggi. Ko ntol yg semula mengkerut karena gertakan Dr. Nadia, setelah dekat dgn Dr. Nadia langsung tegang dgn kencang. Saat Dr. Nadia melihat hp ku, aku langsung merebut kemeja Dr. Nadia, dan langsung kudorong ke tembok.

“Eh…ehhh… mau apa kamu mas…. toloooonggggg….!!!!!” Teriak Dr. Nadia ..

“Percuma juga dokter teriak, disini tinggal kita berdua…” Kataku sambil memeluk tubuh Dr. Nadia dan kutempelkan ke tembok.

“Mas.. mau apa… lepaskan…….!!!!” Gertak Dr. Nadia sambil meronta.

Aku kerahkan seluruh tenaga untuk membekap tubuh seksi Dr. Nadia yg hanya meakai BH dan g-string. Aku langsung menciumi pundaknya yg mulus dgn ganas. Aku dah gak perduli dgn apapun. Hanya nafsu dan pikiran sex yg ada dipikranku.

BACA CERITA LAINYA DISINI:

www.wakwaw.biz | www.senjataklimak.biz | www.artis-aa.biz | www.gangdolly.net

 

“Lepaaaaassssss….. eeehh… lepasin gak… Tolooongggg!!!!!” Dr. Nadia terus meminta tolong.

Namun aku tak memperdulikanya. Aku langsung menciumi tengkuk lehernya dgn bringas dan penuh nafsu. Tanganku yg awalnya memeluk perutnya, langsung pindah ke payudarnya yg sangat besar itu.

“Aaaaaaccchhhh… oooohhhh…. jangan mas…. ehhhmmm..” Teriakan Dr. Nadia sdh menjadi desahan yg pelan. Aku mulai merasa bahwa titik kelemahan Dr. Nadia sdh kudapatkan. Aku semakin menambah serangan, seluruh lehernya yg putih mulus langsungg aku jilatin dan ku cepok hingga penuh dgn air liurku… “Eeeesssttttt….. ooohhhhh… udah mas… aaaachh…” aku sdh tak merasa mendapatkan perlawanan dari Dr. Nadia.

“Aku sangat menyukai tubuh Dr. Nadia….”. Bisikku ke telinga Dr. Nadia.

“Aaaaachhhh… jangan mas… lepasinn…” Kata Dr. Nadia.

“Dokter diam saja dan nurut.. aku akan memberikan kenikmatan dokter malam ini…” Kataku.

Aku terus meremas remas payudranya dari luar BH. Kedua tangan Dr. Nadia sdh tidak memberontak laagi, hanya disandarkan ke tembok. Aku merapatkan tubuh Dr. Nadia dari belakang. Dari tengkuk leher hingga punggungnya aku jilatin dgn buas. Kemudian dgn cepat kulepas kancing BH Dr. Nadia. Dr. Nadia hanya pasrah dan mulai menurut. Ini kesempatan emas. Aku tak mau menyianyiakan kesempatan.

Cerita Sex Dokter Pemuas Nafsuku | Kemudian aku balik tubuh Dr. Nadia, aku langsung menghisap puting payudarannya dgn kencang…”Aaaaacchhhhh eeehhmmm…. uuuhhhh….” Dr. Nadia terus mendesah semakin kencang. Aku sangat merasa nafsu karena belahan payudara Dr. Nadia benar benar bedar dan puting ppayudaranya sangat indah. Aku terus menghisap dan menggigit puting payudranya sampai memerah. Aku remas remas dgn keras dan aku hisap bergantian.

Dr. Nadia hanya menggeliat dan memegang kepalaku. Sambil kulepas tapi g-stringnya dari samping pahanya. Dgn mudah g-stringnya jatuh kelantai. Aku melihat v4gina Dr. Nadia yg sangat bersih dari jembut. mulus sekali dan tembem. Perutnya sixpect sangat langsing sekali. Kemudian aku kebawah, kaki kiri Dr. Nadia ku angkat dan kutaruh ke pundakku. Dgn cepat kujilati bibir v4gina Dr. Nadia dan ku hisap klitorisnya. Cerita Mesum

Tubuh Dr. Nadia semakin menggelinjang dgn liar. Matanya merem melek sambil lidahnya terus melumati bibirnya sendiri. Perlahan sambil kujilatin, jaariku mulai kumasukan ke v4ginanya yg sdh basah karena air liurku. Aku langsungmengocoknya dgn jariku, dan lidahku terus bermain di klitorisnya….”Aaaaaachhhhhhhh….. keluar maaasss… ooohhhhhhhh…” Teriakan Dr. Nadia mengiringi orgasme nya yg pertama…..

Ternyata secepat itu Dr. Nadia mendapatkan orgasme. Kemudian dgn lemas, Dr. Nadia bersimpuh merunrunduk dan memeluku… PEnisku semakin tak tahan ingin segera menembus kenikmatan v4gina Dr. Nadia. Kemudian aku angkat tubuh Dr. Nadia, aku taruh ke bad tempat periksa pasien yg berada di sampingku. Aku baringkan tubuh Dr. Nadia, kemudian aku melepas seluruh pakaianku hingga kami sama sama telanjang bulat.

Kemudian kuarahkan pEnisku ke muka Dr. Nadia, dgn cepat tangannya langsung meraih dan mengocok pEnisku perlahan…”Kok gede banget masss….. masukin yuuukkk.. dah gak tahan.. ” Kata Dr. Nadia yg kemudian langsung melumat habis batang pEnisku… Aku merasa horni banget.. jilatan dan emutan mulut Dr. Nadia sangat nikmat sekali. mulutnya menyedot dgn kencang hingga aku tak tahan ingin mengeluarkan sperma. Kemudian aku mencabut pEnisku dari mulutnya.

Kemudian aku naik ke bad pasien, dgn cepat Dr. Nadia langsung mengambil ggaya menungging. “Maukin dari belakang ya mas..” sambil melihat wajahku, Dr. Nadia menyodorkan pantatnya… Aku langsung menggesek gesekan pEnisku mecari lobang mv4ginanya, dan akhirnya… Blleeeeessssss… masuk lah seluruh batang pEnisku ke dalam v4gina Dr. Nadia. Aku langsung menggenjot dgn cepat dan penuh nafsu…

“Aaaaaaachhhhhhh… nikmaaat bangeeet masssss…. teruuusssss…. lebih kenceng… aaachhhhh…” Desahan Dr. Nadia membuatku semakin ganas…. Tanganku meraih kedua payudaranya yg bergelantung dgn liar. Aku remas remas dan aku pelintir putingnya…” Oooohhhh nooooo….. enaaaakkkkbangetttt… aku keluar lagiii maaasss….”. Seketika pEnisku mendapatkan semprotan hangat dari dalam v4gina Dr. Nadia. Ternyata sdh 2 kali orgasme Dr. Nadia.

Kemudian aku membalikan tubuh Dr. Nadia, aku buka lebar lebar selakangannya, kemudian aku tusuk kembali v4ginanya dgn pEnisku yg sdh padat… Dr. Nadia sdh nampak tak berdaya dan hanya memejamkan mata sambil mendesaah. Aku semakin tak tahan, melihat payudranya yg terus bergoyang naik turun seiring dgn genjotanku..

Akhirnya aku percepat genjotanku dan “Aaaaaaaachhhhhhhhhh” (Crooooooooottt). Aku benamkan seluruh batang pEnisku dan aku muntahkan seluruh spermaku ke dalam v4gina Dr. Nadia. kemudian langsung kupeluk tubuh Dr. Nadia dan kamipun berciuman dgn mesra. Perlahan aku cabut pEnisku dari v4gina Dr. Nadia, mengalirlah sperma ku dari dalam v4gina Dr. Nadia.

Dr. Nadia sangat merasa puas, dan sambil tersenyum dia berkata ” Lain kali lagi ya mas… tapi ke rumah aja..” Ajaknya. Dan sejak saat itu, Dr. Nadia menjadi partner sex ku hingga akhirnya Dr. Nadia menemukan kembali jodohnya dan akhirnya menikah dgn seseorang yg sama sama seprofesi dgnya.

Author: 

Related Posts

Comments are closed.